Bandung – Asosiasi Pengemudi Logistik (AP-Log) Jawa Barat menyampaikan pernyataan sikap terkait komitmen organisasi dalam menjaga profesionalitas, keselamatan berlalu lintas, serta mendukung stabilitas keamanan dan kelancaran distribusi logistik nasional.
Juru Bicara AP-Log Jawa Barat, Fathir, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga profesionalitas dan solidaritas antar pengemudi logistik, serta siap bersinergi dengan pemerintah dan aparat keamanan.
“Kami AP-Log Jawa Barat akan terus menjaga profesionalitas dan solidaritas sesama pengemudi, serta bersinergi dengan pemerintah, TNI–Polri, guna mendukung kelancaran distribusi logistik dan menjaga stabilitas ekonomi nasional,” ujar Fathir dalam keterangannya, Jumat (20/2/2026).
Selain itu, AP-Log Jabar juga menyatakan dukungan terhadap program Zero Over Dimensi dan Over Load (ODOL) yang ditargetkan berlaku pada tahun 2027. Menurut Fathir, kebijakan tersebut merupakan langkah strategis untuk meningkatkan keselamatan berlalu lintas serta menciptakan sistem transportasi barang yang lebih tertib dan berkelanjutan.
“Kami mendukung penuh penerapan Zero ODOL 2027 sebagai upaya meningkatkan keselamatan di jalan raya dan menekan angka kecelakaan lalu lintas akibat pelanggaran dimensi dan muatan kendaraan,” tegasnya.
Dalam momentum menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, AP-Log Jawa Barat juga menyatakan komitmennya untuk turut menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif demi mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik.
Fathir menambahkan bahwa peran pengemudi logistik sangat vital dalam menjaga ketersediaan bahan pokok dan kebutuhan masyarakat selama periode libur panjang. Oleh karena itu, pihaknya mengimbau seluruh anggota AP-Log Jabar untuk tetap mematuhi peraturan lalu lintas, menjaga keselamatan, serta mengedepankan etika berkendara.
“Kami ingin memastikan distribusi logistik tetap berjalan lancar, tanpa mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Ini adalah bagian dari tanggung jawab kami sebagai mitra strategis dalam rantai pasok nasional,” pungkas Fathir.
